Tonytaufik Punya Kreasi

Antena Yagi 43cm

.

Bagi pengguna wajanbolik!

Posisi penempatan wifi didalam pralon:

Berdasarkan pengalaman, posisi wifi tidaklah tegak lurus, melainkan agak miring – bisa kekiri/kekanan- sekitar 30-45°, bila ingin mendapatkan sinyal maximal.

Bila tinggi wifi hampir sama dengan pralonnya maka posisi wifi diturunkan setengah dari tinggi pralon, sehingga sebagian badan wifi ada diluar pralon.  Dengan kata lain, bagian antenna wifi berada ditengah atau sedikit dibawah titik tengah pralon. Dan lebih baik lagi jika kabel usbnya keluar dari belakang wajan agar tidak menghalangi sinyal.

.

Yagi 16 elemen

http://www.zero13wireless.net/foro/showthread.php?1328-Guia-Construccion-Yagi-12-16-17-y-19-dBi-s-by-Guli

Gambar diatas saya pakai sebagai referensi ( yagi 17 pdf. Situs aslinya mendadak terblokir, katanya phishing, tapi coba saja). Hanya saja pada bagian dipole berbeda. Dipole ini didapat dari hasil googling, termasuk mengintip yagi teman, lalu ukurannya diambil jalan tengahnya.

Batang dari kayu profil yang tebalnya 10mm, dipotong dengan lebarnya menjadi 15mm, sedangkan panjangnya disesuaikan dengan banyaknya direktor. Direktor2nya dari potongan kawat tembaga kabel listrik dengan diameter 3mm. Diujung kabel coax RG58 (yang panjangnya 1M, padahal seharusnya jangan lebih dari 30cm. Sebab setiap 1M akan kehilangan 1db, kata para ahli; kecuali jenis coax khusus yang tentu saja harganya jauh lebih mahal) dipasang konektor jenis SMA male. Wifi yang dipergunakan adalah TPLink WN422G (100mW= 20db). Hasilnya lumayan, max 22db.

Posisi AP sebenarnya sekitar 200M, tetapi adanya ditempat tinggi, sedangkan saya posisinya dibawah. Banyak pohon2 yang menghalangi, termasuk rumah tetangga. Ketika memakai antena omni aslinya, sama sekali tidak terdeteksi, padahal gain omninya 4db.

Dipole ini berupa PCB. Karena susah mendapatkan ferrit oxide maka terpaksa dikerik! Lalu saya potong pipa tembaga ¼in agar menjadi lembaran, dan saya bentuk sesuai PCB tsb, lalu disolder. Kabel coaxnya: serat luar sebelah kiri, bagian tengahnya sebelah kanan.

Yagi mini:

Dengan dipole yang sama tetapi diperpanjang PCBnya (tentu saja buat baru lagi), ditambahkan 2 buah direktor dari kawat tembaga yang sama dan disolder juga. Hasilnya hanya berbeda sedikit dari yagi panjang, yaitu max 20db.

Ketika dimasukan kedalam wajan 14in, gain meningkat hingga 23db. Wifi ada dibelakang wajan.

Catatan: Hasil pengukuran ini belumlah maximal karena tanpa tiang, alias hanya diatas genting saja dipegangi setinggi tangan.

.

Tentang antenna silakan unduh disini.

.

3 Comments »

  1. Minta ukuran detailnya & bahannya pak! & detail cara membikinya, baik yagi 16 elemen maupun yagi mini. Ke omfaisalm77@gmail

    Comment by omfaisal — 31/08/2015 @ 10:06

  2. Terima Kasih Pak Atas Infonya ..
    Sangat Membantu ..

    Comment by EghyR01 — 14/01/2013 @ 12:01

  3. mohon dengan hormat bahan dan ukuran detail untuk fregkuensi evdo 1920 MHz. ke wibowo_cahyo@ymail.com

    Googling dg kata: antenna calculator.

    Comment by dadang — 13/02/2012 @ 12:52


RSS feed for comments on this post.

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: