Tonytaufik Punya Kreasi

Generator Listrik Sederhana

Perhatian:

Umumnya Generator Magnet Permanen hanya untuk mengisi baterai atau accu, bukan langsung ke beban, dengan demikian putarannya tidak perlu kencang (cukup 200-500 rpm atau dengan kecepatan angin 10-18km/jam).

.

Generator Listrik 1

Berdasarkan konstruksi di:

http://www.scoraigwind.com/download/index.htm
http://www.otherpower.com/otherpower_experiments.html

http://www.re-energy.ca/

Sebelum membuat, bacalah terlebih dahulu hingga selesai.

Bahan-bahan:
- Besi plat 1mm yg rata, uk 16 x 16 cm. (Rp 5500/kg diloakan besi).
- 3lbr hardboard 10mm (lebih tebal lebih baik) uk 18 x 18 cm. Atau boleh juga papan dg lebar yg sama.
- 12 buah magnet mainan yg bulat ( Rp 3rb/psg. Biasanya pedagangnya suka keliling ke sekolah2 SD. Atau cari di toko mainan). Jangan beli yg segitiga atau lonjong.
- Kawat email 0,3mm, seberat 750gr ( dijual di toko listrik, atau tanyakan ke tukang service dinamo. Biasanya dijual Rp 12rb/ons).
- 1 Baut batangan 6mm (Rp 7000/btg, panjangnya 1m), mur 10 buah, ring 4 bh.
- Mata bor 2-4-8-10 mm, mata bor kipas 21mm, kunci baut no 12, sedikit seng almunium/tembaga tipis.
- 2 bh bearing/laher bor listrik (no: 608ZZ, 7500/bh, di toko alat2 listrik/tehnik).
- Superglue (Rp 2500), dan lem epoxy (Rp 8000). Untuk melapis rotor/stator beli ½ kg resin + katalis fiberglas (Rp 20rb/kg ditoko kimia).

Cara pembuatannya:

Rotor/dudukan magnet:
Bentuk besi plat menjadi bulat, bagi 12 sudut (gunakan busur derajat). Bila sulit dibuat bulat, dapat dibuat oktagon. Bor titik tengahnya dg mata bor 8mm. Tempatkan magnet diujung tepat ditengah2 garis sudut, lem dg superglue. Tempatkan magnet berikut disebelahnya berlawanan kutub. Caranya bila magnet berhadapan saling menolak maka langsung taruh tanpa hrs dibalik. Tapi bila saling menarik, maka hrs dibalik dulu baru ditaruh disebelahnya. Konfigurasinya N-S-N-S. Tidak perlu memusingkan mana yg N mana yg S. Kesimpulannya: 2 buah magnet dlm satu garis lurus harus sama kutubnya. Dengan demikian terdapat 6 kutub N dan 6 kutub S. Setelah semua terpasang, lem sekeliling magnit2 dg epoxy spy kalau nanti diputar kencang tidak beterbangan. Potong baut batangan sepanjang 20 cm pasang di rotor, kedepan 14cm kebelakang sisanya. Kencangkan dg mur, didepan dg 4 mur, dibelakang magnet cukup 1 mur. lapisi/rendam permukaan plat dg resin ¼ tebal magnet, sehingga magnet dan as tdk akan longgar lagi. Lebih bagus terendam penuh magnetnya tapi rotor menjadi berat.

   

Menggulung koil:
Buat 2 buah coil former 4 x 4 cm dari hardboard 10mm, potong bulat atau oktagon. Bor titik tengah dg mata bor 8mm, sisi kiri dan kanan dg mata bor 2mm (utk keluar kawat). Potong 1,2cm pralon listrik (1/4in yg tebal) sebanyak 12 bh sbg dasar gulungan. Potong baut batangan 15cm sbg as, masukkan kesalah satu formernya, jepit dg mur depan belakang. Masukkan kawat email kelubang kecil, lebihkan 15cm, masukkan pralonnya kedalam as, satukan, lalu mulailah menggulung sebanyak 400 gulung. Usahakan serapi mungkin. Selesai menggulung, lebihkan kawat 15cm lalu potong, kemudian masukkan kelubang kecil lagi dan balut dg selotip transparan spy tdk terlepas. Lepaskan koil termasuk pralonnya dari pemutar. Buat sebanyak 12 buah.

 

Rumah Generator sekaligus sebagai dudukan koil:
Patokan: Titik tengah koil harus selalu berada dititik tengah magnet. Karena bentuk koil tidak seragam (ada yg bulat, lonjong ,kotak, dsb) maka posisi magnetlah yg harus menyesuaikan. Dudukan koil juga jangan terbuat dari metal.
Gambar bulatan dia. 18cm di dua hardboard dg jangka. Bagi menjadi 4 bagian (45 derajat). Potong hanya ½ bulatan, sisanya biarkan tetap segi empat. Dari titik tengah salah satu hardboard yg sdh dibentuk, gambar lagi bulatan dia. 17cm, bagi menjadi 12 sudut (30 derajat). Tumpuk kedua hardboard menjadi satu, lalu bor titik tengahnya dg mata bor 4mm. Pisahkan kembali. Bor titik tengah kedua hardboard dg mata bor kipas dia. 21mm, dalam 5mm, utk dudukan bearing/laher. Jgn sampai tembus. Bor kembali titik tengah keduanya dg mata bor 10mm spy baut batang bisa tembus dan bebas berputar. Tempatkan koil diujung tepat ditengah2 garis sudut. Ingat, kawat awal harus ada diatas. Lem sekeliling koil dg epoxy, atau lapisi dg sisa resin. Hardboard yg tersisa dipakai sbg dasar rumah.

   

Menggabungkan koil: kerok lapisan email terlebih dahulu (A= awal B= buntut).
1A-2A; 2B-3B; 3A-4A; 4B-5B; 5A-6A; 6B-7B; 7A-8A; 8B-9B; 9A-10A; 10B-11B; 11A-12A. Sisa kawat 1B dan 12B itulah keluarannya (AC), utk dihubungkan ke bridge rectifier (menjadi DC).

Merakit menjadi satu:
Masukkan bearing/laher ke as belakang rotor. Karena as lebih kecil dr lubang bearing/laher, ganjal as dg plat almunium tipis (setebal bearing) sekelilingnya. Gunakan mur utk menekan bearing ke as sampai mentok ke baut rotor. Setelah bearing terpasang di as belakang, masukkan kedlm rumah bgn belakang. Masukkan bearing kedua ke as depan, tapi jgn dulu diganjal. Coba masukkan dulu kedalam lubang stator (kumpulan koil), apakah bebas berputar atau menyentuh koil. Bila jaraknya jauh, buang satu mur (dari 4 mur), ganti dg beberapa ring sampai rotor bisa bebas berputar. Bila dg 4 baut msh menyentuh koil, tambahkan mur atau ring didepannya. Demikian seterusnya sampai magnit bisa bebas berputar. Usahakan jarak magnet dan koil antara 1-2 mm. Setelah tidak lagi tersentuh, bearing depan bisa dipasang seperti memasang bearing yg dibelakang. Gabungkan rumah generator, dg hardboard yg tersisa. Bisa dipaku atau menggunakan sekrup kayu. Untuk tutup bgn atas terserah anda.

Sambunglah 2 kawat 1B dan 12B ke bridge rectifier. Bila kurang panjang, sambung dg kawat yg tersisa atau kabel biasa. Generator ini diputar searah jarum jam atau sebaliknya tdk masalah, karena keluarannya tetap AC. Gunakan voltmeter utk mengukur voltasenya. Semakin cepat putaran semakin besar voltasenya. Harus diingat bahwa putaran harus konstan utk mendapatkan hasil yg maximal. Selamat mencoba.

 

.

Generator Listrik 2

Hubungan 1 Phasa (magnet dan coil berjumlah sama dan saling berhadapan):

Bahan-bahan:
8 bh magnet.
700 gr kawat email 0.3mm.
1 bh plat besi 1mm uk 10.5 x 10.5 cm, bentuk menjadi bulat, atau oktagon.
3 bh hardboard tebal 10mm (papan juga boleh) uk 14 x 14 cm.
1 bh baut batangan dia 6mm (pjgnya 1m, potong 20 cm), mur 10 bh, ring 4 buah.
2 Ball bearing (laher) mesin bor listrik, no 608ZZ.
1 lem super atau lem epoxy.
½ kg resin fiberglas, dan 1 ons katalis.
4 bh dioda 5A.
Lain2: selotip transparan, lakban, sedikit plat almunium tipis.


Membuat dudukan stator:

Ambil hardboard I (14 x 14 cm), bagi 4, tentukan titik tengahnya, buat lingkaran, lalu potong ½ lingkaran saja. Dari titik tengah, buat lingkaran dia. 13 cm, bagilah menjadi 8. Gabungkan hardboard II, tandai mengikuti lingkaran yg sudah terpotong, lalu bor titik tengahnya dg mata bor 4mm, pisahkan kembali. Bor kembali titik tengah masing2 hardboard dg bor kipas (atau terserah) 21mm sedalam 5mm (tebalnya ball bearing/laher). Bor lagi titik tengah kedua hardboard dg mata bor 8mm spy baut bisa tembus. Potong ½ lingkaran hardboard II mengikuti garis. Jadi hardboard I utk tempat koil, hardboard II utk belakangnya.

Menggulung koil:

Buatlah terlebih dahulu coil winder, dari kayu atau besi, uk 6 x 4.5 cm (lih gambar). Potong pipa pralon listrik ¼in dan pipa almunium bekas antena TV sepanjang 12mm. Lebihkan kawat email 10cm, belitkan keluar pd mur, mulailah menggulung sebanyak 400 gulung. Usahakan serapi mungkin. Setelah selesai, lebihkan kawat 10cm, potong, belitkan pd mur beberapa gulung. Potong 2 bh kawat 10cm, ikatkan pd gulungan, agar kalau nanti dilepas dari dudukan tidak terurai. Buka mur2nya, lepaskan formernya, lepaskan gulungannya, arahkan ujung2 kawat koil kebagian lingkaran yg besar, lalu selotip dg ketat kedua sisi koilnya sebelum melepas ikatan kawat. Kawat bekas ikatan jangan dibuang, karena masih bisa dipakai kembali. Buatlah koil sebanyak 8 buah.

    

Menempatkan koil:

Letakkan tiap2 koil diatas hardboard I yg sudah dibagi 8 tadi diujungnya, tepat ditengah-tengah garis. Kawat keluarannya harus berada diatas. Gunakan selotip memotong lebar koil spy tidak berubah. Setelah yakin posisi tiap2 koil, campur ¼ gelas (plastik bekas) resin + 4 tetes katalis, aduk cepat rata, lalu segera tuangkan ditengah masing2 koil. Biarkan mengeras. Bila kurang, boleh tambah resinnya. Resin harus cepat2 dituang, karena cepat mengental, apalagi bila katalisnya kebanyakan. Bila resin telah keras, lingkarkan lakban sekeliling luar koil2, tutup lubang tengah dg selotip, campur ½ gelas resin + 6 tetes katalis, tuangkan.

Menggabungkan koil:

Amplas atau kerik lapisan email pd tiap2 ujung koil sepanjang 1cm. Kawat tengah adalah awal (A), kawat yg disamping luar adalah buntut (B). Beri nomor 1-8 searah jarum jam. Gabungkanlah (dililitkan lalu disolder, potong bila kepanjangan): 1A-2A, 2B-3B, 3A-4A, 4B-5B, 5A-6A, 6B-7B, 7A-8A.

Maka tersisa 1B dan 8B, itulah outputnya yg nantinya akan dihubungkan ke bridge rectifier (yaitu rangkaian 4 bh dioda).

Membuat Rotor:

Catatan: dudukan rotor boleh dari kayu atau besi (Buka besi coran), tapi yg terbaik adalah besi.

Setelah plat besi dibuat bulat/oktagon, amplas bersih, lalu bagilah menjadi 8 (45 derajat). Bor titik tengah dg mata bor 8mm. Tempatkan magnet ke 1 diujung tepat ditengah garis (sebelumnya beri lem super setetes di platnya) . Letakkan magnet ke 2 disebelahnya dg kutub yg berbeda. Caranya: dekatkan magnet ke 2 diatas magnet ke 1, bila saling menolak maka langsung letakkan; bila saling menarik maka balikkan magnetnya lalu letakkan. Untuk sisa magnet yg lain lakukan hal yg serupa, tapi sisakan satu, sehingga membentuk pola N-S-N-S. Magnet terakhir gunakan utk mengecek apakah posisi kutub tiap magnet berbeda. Bila sudah benar semua, letakkan magnet terakhir ini ditempatnya. Intinya adalah bahwa pada tiap satu garis lurus, terdapat 2 magnet yg kutubnya sama. Tidak usah memikirkan mana yg S dan mana yg N, tidak begitu penting. Kalau penasaran, dekatkan magnet ke kompas utk mengetahui kutub2nya.

Masukkan baut batangan yg sudah dipotong menjadi 20 cm, kencangkan dg mur. Tambahkan 2 mur lagi dibagian depan (atau sama tingginya dg tebal magnet), kencangkan. Kelilingi rotor dg lakban (spy resin tidak mengalir keluar), lalu letakkan ditempat yg datar. Setelah itu campurlah ½ gelas resin dg 4 tetes katalis, aduk cepat sampai rata, kemudian segera tuang keatas plat rotor hingga rata. Tujuan direndam dg resin adalah agar pd putaran kencang magnet tidak terlepas dari dudukannya. Diamkan hingga mengeras. Paling tidak ½ tebal magnet terendam.

Menggabungkan rotor dengan stator:

Lapis sekeliling baut rotor belakang setebal bearing dg plat almunium tipis, agar baut tidak longgar bila dimasukkan ke bearing. Gunakan mur untuk “memaksa” bearing masuk hingga mentok. Masukkan bearing II didepan tapi jangan dulu dilapis. Masukkan rotor ke rumah stator, gabung rumah stator bagian belakang, lalu coba lihat apakah rotor bebas berputar atau tidak. Bila tidak maka tambahkan baut, atau ring. Usahakan jarak rotor dg stator 1-2mm. Bila sudah dapat bebas berputar, baru lapisi sekeliling baut depan dg plat almunium. Gunakan hardboard yg tersisa sebagai dudukan bawah rumah stator, dipaku atau di sekrup. Untuk menutup bagian atas bisa dg plastik fiber atau plat seng.

 

Hubungkan 2 kawat keluaran stator ke bridge rectifier. Putarlah as dg tangan, boleh kekiri atau kekanan sama saja, karena keluarannya tetap AC (sebelum dihubungkan ke bridge), ukur dg DC voltmeter (karena sudah masuk bridge maka keluarannya menjadi DC). Semakin kencang diputar semakin tinggi voltasenya.

.

Hubungan 3 Phasa ( Rumus: M/2 x 3):

Caranya sama seperti membuat 1 phasa, hanya jumlah magnet dan koilnya berbeda. Kalau pada 1 phasa magnet dan koil semuanya saling berhadapan. Sedangkan pada 3 phasa ini ada sebagian koil yg berhadapan dg magnet, dan yg sebagian lagi berada diantara dua magnet. Kalau pada 1 phasa jumlah magnet dan koil sama, pada 3 phasa ini jumlah magnet lebih sedikit daripada jumlah koil. Perbandingan antara magnet dg koil adalah: M/2 x 3. Bila magnetnya 4, maka koil: 4/2 x 3= 6. Bila magnetnya 8, maka koil: 8/2 x 3= 12. Bila magnetnya 10, maka koil: 10/2 x 3= 15; dst.

Harus diingat bahwa jumlah magnet harus genap (karena harus ada 2 buah kutub), dan pada setiap garis lurus terdapat 2 magnet yg sama kutubnya.

Pada koil jumlahnya bisa genap atau ganjil tergantung dari banyaknya magnet. Sedangkan penggabungan koilnya adalah 2 bh koil jadi satu pada setiap masing2 garis lurus.

Pada 1 phasa bridge rectifier hanya 1 bh, pada 3 phasa tiap phasa punya masing2 bridge rectifier (3 bh).

Dibawah ini cara membuat generator 3 phasa.

Menggunakan 4 magnet 6 coil:

 

Perhatikan posisi koil. Ada 2 koil yg berhadapan dg magnet (koil 1 & 4 diatas magnet 1 & 3), 4 koil berada diantara magnet ( ½ bagian koil 2 & 3 diatas magnet 2, ½ bagian koil 5 & 6 diatas magnet 4).

Untuk menggabungkan koilnya adalah (searah jarum jam): 1B-4A, 2B-5A, 3B-6A. Maka akan tersisa: 1A, 2A, 3A, 4B, 5B, 6B. Gabungkanlah 1A-2A-3A, sisanya dihubungkan ke masing2 bridge rectifier. Ini adalah hubungan 3 phasa formasi Star. Pada formasi Star voltase lebih tinggi tapi amper kecil, sedangkan formasi Delta voltasenya lebih kecil tetapi amperenya besar. Formasi Delta: 1A-6B gabung ke bridge, 2A-4B gabung ke bridge, 3A-5B gabung ke bridge. Formasi Star dipakai bila kekuatan pemutar generator tidak begitu besar, sedangkan formasi Delta dipakai bila putarannya tinggi.

Susunan koil yang lain:

 

Ini adalah 9 koil. Karena 3 phasa, maka tiap phasa terdapat 3 koil yg terhubung seri: 1-4-7, 2-5-8, 3-6-9.
Koneksi Star : 1B-4A, 4B-7A, 2B-5A, 5B-8A, 3B-6A, 6B-9A; 1A-2A-3A gabung; 7B-8B-9B ke bridge.
Koneksi Delta: 1B-4A, 4B-7A, 2B-5A, 5B-8A, 3B-6A, 6B-9A; 1A-9B ke bridge; 2A-7B ke bridge; 3A-8B ke bridge.

ni adalah 12 koil. Karena 3 phasa maka tiap phasa terdapat 4 koil yg terhubung seri yaitu : 1-4-7-10, 2-5-8-11, 3-6-9-12.
Koneksi Star : 1B-4A, 4B-7A, 7B-10A, 2B-5A, 5B-8A, 8B-11A, 3B-6A, 6B-9A, 9B-12A; 1A-2A-3A gabung; 10B-11B-12B ke masing2 bridge.
Koneksi Delta: 1B-4A, 4B-7A, 7B-10A, 2B-5A, 5B-8A, 8B-11A, 3B-6A, 6B-9A, 9B-12A; 1A-12B ke bridge, 2A-10B ke bridge, 3A-11B ke bridge.

Demikian seterusnya.

.

Bentuk bridge rectifier

Toko penjual magnet permanen:
Mustang Teknik, Glodok Jaya Blok D1/14, telp. (021) 6598056, Jakbar.

Sebagai tambahan, lihat juga halaman Beberapa Cara Membuat Generator.

Magnet motor bekas bisa juga untuk membuat generator:


Contoh turbin:

my-crossflow-sendok1 my-crssflw12 my-crssflw-seng1 my-car-fan my-dop-pvc my-elect-fan-blade2 my-savonious1 mysavonious34 mysavonious44

Situs Wind:
http://www.scoraigwind.com/
http://www.otherpower.com
http://www.mdpub.com
http://www.wondermagnet.com
http://renewables4africa.com/
http://www.windstuffnow.com
http://www.yourgreendream.com
http://www.energyplanet.com
http://www.greeleynet.com
http://www.instructables.com
http://www.thebackshed.com
http://sleekfreak.ath.cx:81/3wdev//CD3WD/INDEX.HTM


basic aerodynamic operating principles of windturbines
http://www.awea.org/faq/vawt.html

Situs Hydro:
http://sleekfreak.ath.cx:81/3wdev/CD3WD/INDEX.HTM
http://www.buildsolar.com/Projects/Hydro/hydro.htm#SmallHydro
http://wondermagnet.com/other/hydro.html
http://www.reuk.co.uk/Building-a-Waterwheel.htm
http://otherpower.com/otherpower_hydro.html
http://www.energyplanet.info/Micro_Hydro/
http://www.green-trust.org/hydro.htm
http://home.carolina.rr.com/microhydro/menu.html
http://www.wildwaterpower.com/
http://www.earthgarden.com.au/waterwheel.html
http://hometown.aol.com/slee529282/bturb.htm
http://runnerduck.com/projects.htm
http://www.informit.com/articles/articles.aspx?p=413663

Motor induksi sebagai generator:
http://www.qsl.net/ns8o/genmenu.htm

.

Alat- alat Elektronik:


batt-chrgr-simple_eleccrctdagrm1

tulus-battchrgr-diagram

ini adalah tuluskit buatan indonesia. Lebih detil lih di hal alat-alat elektronik.

battcharger6-12v_usersotenetgr

Charger ini juga banyak tersedia komponennya. Pada waktu mencharge accu, led3 akan menyala berkedip. Lumayanlah.

battchrgr3_aaroncake

batt-mobile-phone-chrg_wwwelectronicsforucom

invertemini-2n3055-2n2905

Ini inverter paling sederhana. Semua komponennya ada. Gunakan heatsink yg tebal pada kedua tr 2n3055, karena panas. Trafo juga panas, jadi kalau dimasukkan kedalam box tambahkan 12vdc fan.

invrtr500w-cd4047_electronics-labcom

.

Berbagi files disini dan video (3gpp).  Semoga bermanfaat.

81 Comments »

  1. Pak, Mohon penjelesaan ya dari Eksperiman diatas ini, keluaran dari generatornya berapa volt? dan daya yang dihasilkan itu berapa watt? terima kasih.
    Boleh ya minta nomor bapak? tolong krimin ke email saya pak goalmohammad@gmail.com terima kasih sudah membantu

    Comment by Mohammad Prastio — 22/07/2014 @ 03:16

  2. mohon alamat atau no telp bpk. saya di taufan.bs@gmail.com terima kasih.

    Comment by taufan — 25/06/2014 @ 10:05

  3. ijin nimbrung om. lam kenal .. trims

    Comment by thole — 06/03/2014 @ 15:44

  4. Aku tertarik nih ma postinganya…moga aja blognya slalu bikin pencerahan.
    Aku mau tanya nih,,aku punya 2 magnet bekas harddisk.. Nah kalo aku bikin kayak yg admin bilang..kira2 butuh koil berapa ya gan?
    Dan… Tegangan yg dihasilkan bisa seberapa ya?

    sblumnya aku ucapkan terimakasih

    Googling.

    Comment by Arnand — 07/02/2014 @ 23:14

  5. selamat siang pak taufik, saya minta no contac nya dong, saya minta tolong di bikinin generator listrik dengan menggunakan tenaga angin untuk pemakaian 500- 600 watt, ini mail saya yuliadi_engki@yahoo.com

    Comment by engki — 22/12/2013 @ 11:55

  6. thanks atas infonya

    Comment by adis — 14/11/2013 @ 05:18

  7. saya baru buka dan membaca kembali artikel masalah generator, nmun dari 2008 hingga 2013 belum lagi ada yg membuka . apa udah pada pinter semua atau cuma tinggal menik mati sara yang ada niii…..

    Comment by yasir — 13/11/2013 @ 23:14

  8. Yang lg nyari kawat emil dan magnet, bisa hubungi saya
    08987001432

    Comment by Shuman — 01/11/2013 @ 23:26

  9. Semua experimen diatas buang2 waktu dan biaya aja om? Enakan beli gen yg sdah jdi sesuai kebutuahn, tinggl cari dinamo penggerak AC/DC yg sesuai untuk memutr gen!. Sorry om saya kritik?

    @
    Lebih enak lagi langganan pln! Tdk buang2 waktu, tenaga, pikiran & biaya. Sekalian kredit motor buat penggerak gennya.

    Comment by Dyon — 08/10/2013 @ 10:11

  10. Mlm om? Menurut experimen yg paling atas, 6 psng mgnet 12 glungn koil itu! Apakh udah bisa hidupkn 1 atau 2 lampu energi save yg 25 watt ? Mohon penjelasn?

    Comment by Dyon — 07/10/2013 @ 22:58

  11. Ass. Nanya nih om? Berapa gulungan kwt emailny yg 0.4 untuk 6 pasang magnet? Trimaksih mohon penjlsn

    Comment by Dyon — 03/10/2013 @ 18:24

  12. Wah sangat bermanfaat mas.. Lumayan buat referensi tugas kuliah saya :D
    Makasih banyak yah..
    Salam kenal..~

    Comment by Tulisan Dunia Maya — 02/09/2013 @ 19:47

  13. toko magnet coba googling http://www.tokomagnet.com ada di LTC glodok lt 2..

    Comment by fvndi265 — 15/08/2013 @ 09:58

  14. pak kalo beli coil nya dimana ya \ di tukang apa ya

    Tdk ada yg jual apalagi disuruh bikinkan.

    Comment by deden — 16/06/2013 @ 16:45

  15. Assalam Mualaikum, bang taufik,, saya mau konsultasi langsung dengan bang taufik,, ada no kontak yang bisa saya hubungi kah..? sekaligus,, mau order barang percobaan yang pernah abng taufik buat,, trutama generator listrik yang pernah bang taufik buat…ini alamat email saya kk.ridwan@ymail.com dan kk.ridwan@gmail.com… di tunggu kabarnya yang bang.. plessss :)

    Lihat About

    Comment by ridwan — 27/05/2013 @ 13:58

  16. Beli yang sudah jadi dirakit aja dimana ya untuk 1000 wath makasih

    Comment by riyan — 17/05/2013 @ 16:04

  17. pusing cari magnet pmg nya

    googling.

    Comment by ahad — 22/04/2013 @ 22:27

  18. pak minta donk tutorial lengkapnya.

    Sudah sedemikian panjang tulisan diatas masih juga kurang???

    Comment by ahad — 22/04/2013 @ 22:20

  19. PUSING TONY TAUFIK

    Comment by Llyod Lovato — 03/03/2013 @ 12:49

  20. mas, tolong kasih tau donk saya kn udah punya magnet neodymium koin ukuran 15mm x 2mm trus kawat email brdiameter 0.5mm, klo saya punya kawat ukuran 0.5mm itu harus berapa gulung(lilitan) ya?? pliss mas kasih tau :D

    trima kasih banyak….

    Rumus outputnya: berapa banyak magnet-seberapa kuat magnet-seberapa dekat magnet dg koil-diameter kawat koil (semakin besar semakin kuat ampernya)-berapa banyak koil-berapa banyak gulungan koil-berapa cepat magnet mengitari/mengelilingi magnet.

    Comment by gani — 27/01/2013 @ 11:17

  21. Bookmark doloo gan :)

    Comment by ahmad sutanto — 26/01/2013 @ 10:25

  22. ass pak, mohon bimbingannya untuk mencari generator kapaSITAS 1000W

    Aduh maaf, saya tdk main lagi di generator. Alasannya karena magnet permanennya terlalu mahal, itupun dg ukuran yg dibawah standar umumnya dipakai. Saya sekarang sedang mempelajari dg system Bedini untuk charging batt/accu. Tokh pd prinsipnya antara PMG dg Bedini sama2 disimpan dahulu barulah dipakai (tambah inverter kalau mau dijadikan AC).

    Comment by ade kusumah — 20/01/2013 @ 12:39

  23. Assalaamu’alaikum.
    Selamat Malam.
    Terima kasih banyak pak sebelumnya karena sudah menjawab pertanyaan saya. Iya pak saya mengerti dengan konfigurasi N S N S yang bapak maksud sehingga nantinya akan ada 6 magnet dengan kutub N dan 6 magnet dengan kutub S. Saya hanya bingung di kalimat sebelumnya yang saya tanyakan, saya pikir ketika magnet di hadapkan lalu saling tolak-menolak maka yang saling berhadapan itu langsung di taruh dua-duanya menghadap ke atas. Tapi ternyata diletakkannya yang satu menghadap ke atas dan satunya lagi menghadap ke bawah. Jadi saya pikir mungkin ini hanya masalah sudut pandang kita saja yang berbeda dalam memahami kalimat tersebut. Sejujurnya saya memang belum mencobanya pak, karena memang saya belum menemukan tukang mainan yang jual magnet seperti yang bapak maksud, dan juga lokasi saya yang tidak dekat dengan glodok sehingga saya belum ada waktu untuk pergi ke glodok membeli magnet seperti yang bapak terangkan tempat membelinya. Setelah saya mendapatkan semua materialnya mungkin saya baru akan mulai mencobanya. Maaf jika pertanyaan saya sebelumnya telah menyinggung perasaan bapak, kelak saya akan lebih berpikir lagi sebelum bertanya kepada bapak. Terima kasih banyak sekali lagi.

    Sy tdk tersinggung koq, hny tak habis pikir. Koq bs menyatakan salah sebelum menguji. Itu saja. Padahal kl sj mau sedikit bersusah payah, bs gunakan koin sbg visualisasi sebelum punya megnet.
    Asumsi anda 2 magnet saling dihadapkan baru keduanya ditaruh, begitu? Bukankah lebih mudah meletakkan dulu satu magnet di rotornya shg u sebelah kiri-kanannya tinggal diatur sebagaimana tulisan saya?
    Knp tdk menggunakan magnet bekas sepeda motor? Diloakan sy beli 50rb; ditoko 200rban (karena baru tentunya mkny mhl). Dg dmkn tdk perlu bingung2 mengatur posisi kutubnya.

    Selamat berkreasi.

    Comment by mee — 22/11/2012 @ 18:36

  24. Salam kenal pak tony….
    saya lutfi arghobi dari pekanbaru. Mau ikut nimbrung ni pak. Saya lagi berexperimen juga dg pembuatan generator magnet permanen, yang saya gunakan ARC 8 PCS NEODYMIUM, Kesulitan saya yaitu pada cara membuat lilitanya arahnya harus kemana? Untuk saat ini yang saya modifikasi rotor dan stator bekas pompa air yang memiliki 24 alur. Tolong pak,, buatin skema atau runtutan alurnya untuk 3 phase delta. Saat ini pun masih rutin saya kotak- katik, tapi hasilnya BELUM sesuai dengan harga magnet yang saya beli. Saya sangat harapkan bantuannya.

    Comment by lutfi arghobi — 18/11/2012 @ 11:29

  25. Assalaamu’alaikum.

    Pak sepertinya ada sedikit kesalahan penulisan ya? ‘Tempatkan magnet berikut disebelahnya berlawanan kutub. Caranya bila magnet berhadapan saling menolak maka langsung taruh tanpa hrs dibalik. Tapi bila saling menarik, maka hrs dibalik dulu baru ditaruh disebelahnya.’
    Bukankah magnet kalau berlawanan kutub saling tarik-menarik, dan sebaliknya. Jadi kalau magnet saling menolak maka harus di balik dulu baru ditaruh disebelahnya, tapi kalau saling menarik maka langsung taruh tanpa harus di balik, benar tidak pak?

    Benarkah cara berpikir anda? Sudah anda uji secara fisik?
    Bukankah saya katakan disebelahnya bukan diatasnya? Bukankah formasinya N-S-N-S dalam lokasi DATAR, bukan saling bertumpuk keatas?
    Jika magnet pertama atasnya N, ketika dihadapkan dg N juga bukankah saling tolak? Maka ketika langsung ditaruh disebelahnya tanpa dibalik lagi maka magnet kedua itu atasnya jadi S (karena N lgsg ditaruh hadap bawah)?
    Jika mengikuti cara anda maka semua magnet punya kutub yg sama!

    Mbok ya kalau kasih komentar dipikirkan dahulu dg cermat.

    Comment by mee — 11/11/2012 @ 18:37

  26. pak boleh buatin stator 3phasa 12 coil koneksi star bentuk koil sama dengan 12 coil 12 magnet bisa ga paling berapa ya biaya nya

    Untuk berapa volt? Karena bergantung pd banyak gulungan. Diameter kawat berapa (utk Amper). Semakin besar volt atau amper semakin besar gulungannya.
    Silakan email di onthet@gmail.com atau sms di 0857 1455 1167.

    Comment by deden — 07/11/2012 @ 13:59

  27. Apakah boleh pembaca berkirim tulisan ke blog ini, dan apa saja ketentuannya? Apakah ada peraturan tertentu yang mesti ditaati oleh pengirim tulisan?

    Atas kesempatannya kami sampaikan terimakasih.

    Boleh.
    Harus orisinal, bukan saduran atau bajakan.
    Dalam format Word, lalu emailkan.
    Nantinya pengarang tercantum sebagai sumber. Sama seperti link2 yg saya berikan.

    Comment by Pelatihan di Malang — 06/11/2012 @ 22:03

  28. maaf pak mau nanya?, pemakain resin dan katalis perlu bgt apa tidak,kalo pakai lem aibon gimana?
    oh iya satu lagi, saya beli magnet bentuknya kotak,bentuk coilnya yg cocok, kotak apa bundar(seperti contohnya).makasih.

    Untuk melindungi dr cuaca sekaligus tdk mudah lepas.
    Sesuaikan dg diameter magnetnya.

    Comment by ridwan — 30/10/2012 @ 21:12

  29. Pa mau nnya..
    coil 6 buah
    model sambungn delta conett
    a1_b6, a2_b4, a3_b5
    trus yg dit b1,b2,b3 a4,a5,A6 kmna..

    Bacalah lagi dg teliti dan cermat.

    Comment by rijal — 23/10/2012 @ 00:20

  30. Assalalamualaikum.Pak sy senang dgn diskusi mengenai listrik ini.tapi ingin brtanya ttg gulungan motor listrik 3 fasa.kalau bisa tolong kasih saya ya Pak gambar gulungan double layer 48 alur.rpm 1500.55 kw.

    Maaf bukan bidang khusus saya.

    Comment by Effendi ismail — 18/10/2012 @ 14:57

  31. Pak kalo rumus untuk menghitung watt ada ga dan apa fungsi fiberglas utk stator wassalam

    VxA= W.
    Fiber u pelindung sekaligus pembungkus dr cairan dsb.

    Comment by Deden — 30/09/2012 @ 20:14

  32. pak bapak dari mana mendapat rumus coil 3 phasa

    Googling!

    Comment by deden — 26/09/2012 @ 14:09

  33. nambah referensi bwt kuliah saya. Pak klo membuat magnet dri ac yg sederhana gmna ya?Klo misal yg dri dc kn cuma pake btre,besi + lilitan udh bisa jdi magnet.

    Comment by avit — 17/09/2012 @ 18:43

  34. pak kunci sukses dalam plt apa saya mau sukses kaya bapak

    Comment by deden — 17/09/2012 @ 12:47

  35. Pak toni menurut bapak unggul mana 1 phasa atau 3 phasa dan penjelasan nya wasalam

    Kt pr ahli 1/3 ptrn 3phasa= 1ptrn 1phasa. 3ph pny 3 output yg sm, bs paralel atw diseri.

    Comment by Deden — 15/09/2012 @ 21:41

  36. gini ja pak saya minta e-mail bapak ja biar nanti saya krim vidionya lewat email cozzz saya lihat di vidionya generator tetap berputar meskipun di beri beban berupa bor listrik dan grender.bapak email ja ke email ini…Mohammadisrak@ymail.com nanti saya krim videonya biar jelas pak cozzz saya mau coba secara langsung terkendala dengan harga generator dan motor yang cukup mahal….saya mengharapkan masukan dari senior seperti bapak.thankzzzzzzzzzzz

    Lihat About.
    Kalau penasaran kenapa tidak buat saja seperti itu sendiri dg generator & motor ex mobil/sepedamotor misalnya?
    Apakah videonya dari youtube? Sudah baca komentar2 dibawahnya?

    Comment by m0h.israk — 08/09/2012 @ 19:09

  37. misal klo pake dinamo dvd,. tegangan yang dihasilkan kecil,. apa bisa kita pake trafo penaik tegangan??

    Trafo itu sistem induksi, AC bukan DC. apakah kuat motor dvdnya?

    Comment by frenndy — 06/09/2012 @ 08:45

  38. Terima kasih atas penjelasannya,6 magnet berarti 3 pasang N-S .saya akan coba dulu 6 magnet dengan 9 koil (6/2×3=9).setelah itu sy coba 12 magnet dengan 9 koil yg sama buat membandingkan hasil outputnya .

    Comment by joelyanto — 01/09/2012 @ 13:51

  39. Artikelnya bagus .nice info .kalo menggunakan 6 magnet dengan 9 koil (buat 3 phasa)kira2 bisa gak pak? Soalnya di tulisan diatas jumlah magnetnya 4, 8, 10,dimana magnet sekutup hrs berhadapan,sedangkan kalo 6 magnet ga berhadapan.Terima kasih sebelumnya.

    Intinya: selalu ada sepasang magnet, N dan S. Yg dibicarakan disini adalah 4-8-12 magnet, makanya pada satu garis lurus ada kutub yg sama. Kalau hanya sepasang bukankah pada garis lurusnya berbeda kutubnya?
    Kalau 6 magnet berapa pasang? Apakah karena tdk berhadapan berarti tdk bisa? Sekali lg: intinya minimal ada 2 magnet (atau 2 kutub). Lihat beberapa cara membuat generator, barulah anda dapat memahami.

    Comment by joelyanto — 31/08/2012 @ 08:18

  40. pak saya mau tanya tentang free energi yaitu generator self running bisa bekerja dengan sendirinya dengan menggunakan motor listrik yang di gandeng ke generator misal generator berdaya 5 KW dan motor 1 hp 900 watt dan pada start pertama menggunakan listrik pln dan stelah mencapai tegang 220 v listri dri pln di putus dan langsung di pindah ke output generator apkah ini mungkin bisa terjdi dan kra2 berapa sisa energi yang tersisa???? klo lihat vidionya ini bisa terjadi dan generator tetap berputar.

    Bgmn bl gen diberi beban, apakah masih berputar? Sampai berapa W motor 1HP (katanya 1HP= 750W) sanggup menanggung beban gen?

    Comment by m0h.israk — 25/08/2012 @ 05:15

  41. Menarik sekali. Terima kasih atas artikelnya.
    Saya sedang berexperimen mendapatkan free energi dng tehnik “perendev motor”. Dan sy memang memerlukan artikel unt membuat generator.
    Tenaga dari perendev motor, sy gunakan unt memutar generator. Saat ini, putaran msh rendah. Sdh sy konversi gigi besar ke gigi kecil, tapi tenaga dari perendev motor cepat habis.
    Dan sy akan memikirkan unt membuat perendev motor yg lbh besar lagi.
    Thanks . :-)

    Comment by Laibun — 20/08/2012 @ 17:07

  42. Pak, saya terkesan sekali dgn tulisan ini. Apa boleh saya main ke rumah untuk belajar? Saya pengen sekali belajar. Bisa tolong kirimkan alamat via adolf_available@yahoo.com

    Trim’s

    Comment by adolf kurniawan p — 17/08/2012 @ 10:52

  43. kak law generator yang kk tlis d’atas ,,,gk bza d’jdiin tenaga angin kk??
    mohon jwbn.x kak,,

    wass…

    wahyu..

    Angin, air, panas/uap, mesin, adalah bbrp tenaga penggerak generator. Generator tdk akan menghasilkan listrik jk tdk diputar; apakah dg tangan, atau diengkol, atau dg bilah2 kincir, atau dg mesin.

    Comment by wahyu — 05/08/2012 @ 10:54

  44. saya tlah mencoba inverter dangan 2n3055,tp cuma brkedip pada arus output

    Comment by rama — 26/07/2012 @ 03:23

  45. permisi pak mw tanya….apakah magnet bekas sound bisa dibuat generataor AC?klo tidak bisa apa alasanya? klo bisa,gmn cara pasangnya?trus untuk mengetahui kutub magnetnya bagaimana? mohon dikasih gambar petunjuk penjelasannya…

    Medan magnetnya ada dimana, menurut anda? Atas-bawah atau luar-dalam?

    Comment by yudhi pratama — 10/06/2012 @ 21:13

  46. mantafss penjelasannya…..
    siap2 untuk mencoba ,dan mohon bantuannya jika nanti mengalami kendala……

    Comment by jenkgod — 07/06/2012 @ 10:55

  47. pak saya mw tanya masalah “bridge rectifier”.
    untuk mengubah ac menjadi dc harus pake bridge rectifier ya?
    kalo langsung tanpa bridge rectifier bisa gak?
    bisa beli dimana alat itu pak?
    mohon pencerahannya..terimakasih

    Bridge rectifier adalah 4 bh dioda disambung sedemikian rupa. Fungsi untuk menyearahkan arus dari ac ke dc. Ditoko elektronik. Bisa sj tnp bridge tp output gen tetap ac shg tdk bs u/ charge batt/alt2 yg memerlukan arus dc.

    Comment by chizz — 25/05/2012 @ 16:08

  48. Salam Sahabat,
    Tulisan yang bagus dan mudah dipahami. Mohon ijin untuk dijadikan bahan tulisan. Trims. Was. Doddy

    Comment by setiagraha — 21/04/2012 @ 21:38

  49. Bos mau tanya……………..
    Bagaimana cara menetukan daya output generator yang akan kita buat? Apakah dengan merubah ukuran kawat, ukuran magnet, jarak antara rotor dengan stator, atau yang lainnya?
    Mohon penjelesannya…………….
    Terimakasih.

    Heran, sdh djwb msh jg bertanya, pdhl ada tepat dibawah ini. Bisa baca?

    Comment by suprapto — 04/04/2012 @ 10:13

  50. bagaimana cara menentukan daya besaran output generator agar sesuai dengan apa yang kita inginkan? apa yang harus dirubah, apa ukuran kawat, jumlah kawat, ukuran magnet, atau jumlah magnetnya?

    Ukuran kawat menentukan kuat arus (Amp); Jumlah gulungan menentukan besar arus (Volt); Ukuran & jumlah magnet menentukan kestabilan output.

    Comment by suprapto — 30/03/2012 @ 23:18

  51. Jika kutub tolak menolak kok lucu ya pak boss???…
    paling tidak tulisan pak boss top markotop, saya jadi faham cara menyusun lilitan.
    thanks te ope.

    Ya memang lucu kl saling tolak. . . . Syukurlah cpt tanggap. Semoga berhasil.

    Comment by Ngadimen — 25/03/2012 @ 19:13

  52. boss mau tanya lagi,….tentang pemasangan kutub magnet.
    misalkan kita buat dengan 12 magnet, penyusunan kan N-S-N-S etc.(itu satu bilahnya).
    jika kita membuat 2 bilah dengan susunan :(vertical turbine). total pakai 24 magnet (12 bag. bawah dan 12 bag. atas).
    1.bag.bawah susunan magnet.
    2.bag.tengah susunan lilitan.
    3.bag.atas susunan magnet.
    pertanyaanya bag. bawah no.1 dan bag. atas no.3 untuk susunan magnet(dilihat garis lurus) apakah S-S atau S-N
    ? (gara2 tdk ada gambar pertanyaan jadi mbulet). thanks ya boss.

    Mau menggunakan rotor ganda? Coba anda pikirkan mana yang benar:apakah susunan kutub masing2 rotornya saling tarik menarik (mis atas S bawah N)atau saling tolak menolak (mis atas S bawah juga S)?
    Selamat berxperimen.

    Comment by Ngadimen — 23/03/2012 @ 12:09

  53. mas bisa pesan buatkan PMG yang dayanya 150w??

    Comment by dani — 22/03/2012 @ 00:00

  54. Salut mas Taufik, mau ikutan bikin tapi ga ngerti eletronic, juga ga ada videonya ya mas
    Bisa belajar ga mas Taufik< thanks.

    Belajar langsung? Boleh saja asal mau kerumah saya.

    Comment by robby atmaja — 14/03/2012 @ 22:19

  55. “resin” itu belinya dimana? kok muter2 kok gak ada yg jual ya?

    Muter2 saja mana dapat! Tanya2 dong. Biasa dijual ditoko kimia atau yg khusus bahan fiberglass.

    Comment by srundenggosong — 06/03/2012 @ 21:19

  56. waduh saya baru gabung nih.. nice inpo bgt..
    mau tanya sedikit ni om, bedanya 1 phasa dgn 3 phasa.
    - dr tegangan dan arus yg dhasilkan bagaimana perbandingannya?
    - dr daya untuk memutar rotor itu, apa 3 phasa membutuhkan daya lebih besar?
    - mungkin ga 1 phasa dbuat dual rotor, klo saya tengok dr berbagai sumber kebanyakan yg memakai dual axial itu 3 phase.. tks..

    - Baca lagi dg cermat. Lihat juga halaman2 yg berhub dg generator.
    - Anda mau memutar generator atau motor sih? Pemutarnya dr alam (angin, air, dsb) atau motor listrik? Kalau generator: semakin banyak beban semakin berat berputar. Karena umumnya generator magnet ini hanya untuk mengisi batt/accu mk tdklah berat, bahkan ringan.
    - Semua mgkn selama ada magnet yg melintasi koil/kumparan. Misal mgnt dg koil2 di dpn-blkgnya (mk rotor tdk punya plat metal sbg dudukan mgnt agar medan mgnt bs dpn-blkg) atau koil2 diapit dua magnet.
    - Alangkah baiknya jika dipraktekkan, ketimbang banyak tanya dan hanya bertanya.

    Comment by sendy — 16/02/2012 @ 14:48

  57. Mas brow, low pake magnit bekas speaker bisa ga?

    Comment by Putra — 21/11/2011 @ 01:36

  58. wah menarik sekali, tapi dimana dapat magnet yang begitu, pasalnya klo magnet nya dibeli biaya sudah tidak lagi sebanding dengan manfaat yang didapat, sebenarya ini bukan ide bari sejak tahun 1918 sudah dikembangkan oelh ilmuan mancanegara, tapi karna sulitnya mancari magnet maka ini tidak dilanjutkan. . . .

    Bukan sulit melainkan belum ada/diketemukan/dibuat magnet yg super kuat seperti masa kini (neodymium).

    Comment by gubraxs — 19/11/2011 @ 12:01

  59. bagus banget artikelnya…
    aq pan sinau kyeh gawe generator buat turbin air di daerahq di guci ,tegal

    Mohon maaf, artinya apa?

    Comment by masbro ratiman — 18/11/2011 @ 10:44

  60. info yang bermanfaat bos, thanks udah sharing, udah lama ane search di google bro ketemu sekarang…

    Comment by arya — 15/06/2011 @ 14:11

  61. This was a really great read, I am very glad I came across your site.

    Comment by wind generators — 04/08/2009 @ 17:47

  62. Glad I came back to this site some new very interesting items which I wanted to know more about. Great work on your site.

    Comment by green energy — 27/07/2009 @ 14:39

  63. Mas Tony,
    Bagus sekali karyanya,n makasih telah bagi-bagi pengalamannya pada semua.
    Semoga dapat bermanfaat bagi umat.
    Mas Tony aku mo nanya mudah-mudahan ada kesempatan menjawabnya.
    Begini. Aku mo ukur ketinggian air antara 2 s/d 50 mm (milimeter). Mungkin dengan mikro sensor ya.Dari sensor di kirim dengan transmitter. Selelah diterima receiver data dibaca memalui display. Bagaimana ya..
    Teng infonya.
    Ryo…

    Maaf, saya tidak tahu. Mungkin pembaca yg lain ada yg tahu?

    Comment by Ryo — 18/06/2009 @ 12:25

  64. mantab banget mas bahasa ina, lebih ngerti.

    btw,dari tulisannya gak pernah nyebutin diameter kawat yang dipakai mass.

    saya mau buat gen magnet permanen menggunakan magnet dari Hardisk bekas.
    targetnya 1 phasa 15vdc,100Ah, kira2 berapa koil?berapa gulungan per koil?,berapa diameter kawat koil?

    terima kasih

    Nah kan, kejadian. Kelewatan bacanya? Lihat di Bahan-bahan.
    Berdasarkan hasil experimen, minimal jumlah koil 8 bh (berarti magnetnya antara 2 hingga 8 bh – yang pas sih min 8 magnet, menurut saya lho?!. Semakin banyak magnet lebih baik).
    Gulungan antara 400 – 900. Saya masih belum menemukan rumusnya, anda mau mencari sendiri?
    Keluarannya (V) tergantung kuat magnet dan seberapa banyak/cepat magnet melintasi koil. Uji misalnya 1 koil dgn 2 magnet berapa V; 1 koil 4-6-8 magnet. Uji juga misalnya 2 magnet dg 2-4-6-8 koil, lalu 4-8 magnet dg 2-4-6-8 koil berapa hasilnya. Uji dengan kecepatan minimal (tenaga dalam/kuat jari memutar) hingga maximal (misal asnya disambung dengan bor listrik). Semakin besar beban (Wattnya) semakin besar pula tenaga yang memutarnya. Itulah awal saya berexperimen.
    Saya bingung, benar 100Ah (ampere/hour)? Ketentuan untuk mencharge accu adalah max. 1/10 dari ampere accu. BIla berlebih akan mengakibatkan accu cepat rusak, bahkan meledak (karena panas). Dan tidak akan mampu dengan magnet harddisk. Tetapi coba saja, siapa tahu bisa (namanya juga berexperimen, saya harus memberikan semangat kan?!).
    Untuk mengetahui diameter kawat coba anda kunjungi http://www.thebackshed.com/windmill/Docs/WireSizes.asp

    Salam dan selamat berkreasi.

    Comment by didiafandi — 11/06/2009 @ 08:49

  65. bagus,bisa nambah pengetahuan tapi pada prinsipnya apa semua generataor sama? begaimana menghitung voltase dan amper outputnya?kalau boleh di email dong,sebab saya kepingin experimen bikin pembangkit sederhana dari kincir udara,terim kasih sebelumnya.

    @ mochamat safi’f,
    prinsipnya semua sama.
    Menghitung voltase menggunakan voltmeter, ampere berdasarkan tebal kawat emailnya. Volt tergantung berapa banyak gulungan yang dibuat, berapa kuat magnetnya, dan berapa cepat magnet melintasi kumparan/koil.
    Untuk berexperimen, lihat halaman2 yang berhubungan dengan generator, dan lihat situs2 yang tercantum baik dibawah gambar maupun tersendiri sebagai tambahan pengetahuan. Atau kalau mau cepat, tidak mau repot2 (padahal tetap saja repot karena berbahasa Inggris …), silahkan download di:
    http://www.re-energy.ca/pdf/wind-turbine.pdf
    http://www.re-energy.ca/pdf/hydroelectric-generator.pdf

    Salam dan selamat berexperimen.

    Comment by mochamat safi'f — 03/06/2009 @ 09:14

  66. daripada susah susah… mendingan browsing “PERPETUAL MOTION”.. dijamin langsung terbang kayak UFO… hahahaha

    Comment by sukhoi 150 — 15/04/2009 @ 18:49

  67. jd ntar tinggal buat yg generator listrik 1?? yg 2 g usah kn?? baru disambungin, oke oke, mantep infonya, thx

    Comment by Ichsan — 10/04/2009 @ 17:22

  68. ad yg bahasa indo g?? ribet, hha, g ngertiiii, cara buat generatorny?? yg basic mas, saya g ngerti sama sekali 1500 gulung apaaan saya g ngerti, maklum newbie, makasih infonya

    @ Ichsan,
    kalau begitu coba saja buat seperti yang ada diatas (atau lihat halaman generator paling sederhana, kalau ingin yg lebih simpel). Kalau sudah berhasil maka tinggal bagaimana menghubungkan kandang si hamster ke asnya. Kalau contoh diatas memakai daun kipas dan angin sebagai penggeraknya, maka anda menggunakan kandang hamster dan si hamsternya sendiri sebagai tenaga penggeraknya. Coba deh berkreasi sendiri, ikutilah gambar2 yg ada di situs yg sudah saya berikan, masa tidak bisa? Coba juga pergunakan translator utk menerjemahkan situs tsb. Usaha dong, masa mau terima jadi melulu sih? Ayo semangat!
    Salam dan selamat berkreasi.

    Comment by Ichsan — 09/04/2009 @ 09:31

  69. mas, mau nanya,
    klo mau buat generator tenaga hamster gimana??
    kurang lebih sama??
    cara nyambungin kincir hamster ke generatorny gmn??

    @ Ichsan,
    silahkan langsung ke:
    http://www.otherpower.com/otherpower_experiments.html
    http://www.otherpower.com/hamster.html
    Saya sarankan koilnya +/- 1500 gulung agar pd putaran rendah sudah dpt menyalakan LED.
    Salam.

    Comment by Ichsan — 06/04/2009 @ 19:57

  70. thanks mas tulisan2nya bermanfaat banget nih,.. saya pengen nanya sdikit kl bole h..h.. begini mas saya punya 1 bh genset 220v 1500amp. mesinnya hidup tp tidak kluar aliran/strom, waktu bawa ke tukang serpis dia blg spulnya yg terbakar n’ harus gulung ulang tp serpis/gulung ulang permaslahan yg sama terjadi lagi kira2 sudah 3X dgn tukang servis yg berbeda. nah yg ingin saya tanyakan kepada mas yg ahli dlm hal ini untuk genset dgn ukuran sperti diatas kira2 gulungan spulnya harus berapa kali? saya pengen mencoba menggulung sendiri krn sudah 3 kali tukang servis mengerjakannya hasilnya mengecewakan skali ditambah dgn ongkos yg sia2. melihat tulisan2 mas saya yg juga mempunyai hobby kutak-katik brg elektronik jg jd pengen utk mencoba sendiri seperti minjam istilah mas “kalo org laen bs knp kita tidak?”

    @ acceptrock,
    waduh terus terang saya belum pernah bongkar pasang genset, jadi tidak tahu. Gensetnya 1500A (= 330kva = 330.000 watt)? Et deh. . . Tapi yg aneh koq 3x service masih rusak juga? Secara awam, hitung2an berapa banyak gulungan yg diperlukan – dan berapa diameter kawatnya- adalah berdasarkan gulungan kawat aslinya. Biasanya tukang service sudah faham akan hal tsb. Jangan2 laher (ball bearing)nya oblak shg rotor menyentuh gulungannya, atau putaran terlalu kencang, atau beban pemakaian berlebihan, atau ada hubungan pendek (short circuit)? Mungkin rekan yg lain ada yg mengetahuinya, silahkan beri masukkan.
    Memang saya hobby kutak katik, belajar dari kesalahan (trial and error). Selamat berexperimen.
    Salam.

    Comment by acceptrock — 16/03/2009 @ 18:54

  71. DH

    Saya berminat dengan milis ini dan info-infonya.

    Saya berniat membuat generator 220V yang kapasitasnya 650Watt, 2000 Watt dan 6000 Watt.

    Bagaimana saran Pak Tony untuk membuat motor penggerak tenaga Magnetnya? Bahan apakan untuk penggeraknya dan dimana kira2 bisa membuatnya.

    Kalau boleh tahu dimana bisa beli dinamo ACnya ( baru dan bekas ), oh iya kalu bisa skalian brapa harganya

    Salam

    @ Eido,
    Saya belum pernah mencoba membuat generator magnet permanen yg menghasilkan 220vac. Alasannya: 1. belum ketemu situs yg pernah membuatnya, 2. biayanya tidak ekonomis, 3. harus berputar 3000 – 5000 rpm (amat sangat kencang).
    Bila anda memang berniat untuk membuat pembangkit listrik yg dapat menghasilkan 220vac, coba anda lihat dan pelajari situs dibawah ini:
    http://www.qsl.net/ns8o/genmenu.htm . Dia menggunakan motor induksi sebagai generatornya, mesin bensin sebagai penggeraknya.
    Mencari generator (DC atau AC) bisa ditanyakan di toko alat2 teknik, atau toko yg menjual genset. Sedangkan harganya, saya tidak tahu, yang pasti diatas Rp 1 jutaan. Atau bisa juga anda beli genset mini (bensin/m.tanah) yg rusak mesinnya, anda ambil generatornya.
    Sementara ini saya masih berkutat membuat kincir air yg dpt menggerakkan alternator mobil pada saluran air yg debitnya kecil didepan rumah. Kalau orang lain bisa kenapa kita tidak, bukan?

    Salam.

    Comment by Eido — 01/03/2009 @ 09:21

  72. Kepada yth,
    Tonytaufik kreasi

    Dengan hormat,
    mohon kiranya dapat bertemu dengan Bapak , boleh minta alamat dan No hpnya , terimakasih.

    @ Panji,
    Saya bukanlah tukang insinyur, maka untuk hal2 yg menyangkut teori/hitung-hitungan tidak hafal. Kalau tokh ditanyakan juga, paling2 pakai mas google untuk mendapatkan jawabannya.
    Namun demikian, akan saya kasih tahu via email saja ya?

    Salam.

    Comment by panji wiryo — 25/02/2009 @ 16:43

  73. Halo Mas, Apa kabar nih? Wah salut nih ide-idenya bagus semua. Saya ada ide, mungkin bisa dikembangkan? :)

    Comment by adit — 23/02/2009 @ 17:22

  74. @ Darwis,
    komentar anda tidak ada hubungannya dengan judul halaman ini. Seharusnya ditanyakan di halaman Email Yang Tidak Diinginkan. Tapi tak mengapa, mungkin sedang panik (atau terkaget-kaget ada orang asing mau kasih uang gratis?).
    Surat diatas disebut sebagai spam, dan biasanya oleh server dimasukkan kedalam folder spam. Gunakanlah akal sehat dalam menanggapi email semacam itu. Masa orang asing, keluarga bukan, saudara bukan, mau memberikan uang sedemikian besar ? Buntut2nya pasti minta nomor rekening. Hapus sajalah.

    Comment by tonytaufik — 01/02/2009 @ 01:04

  75. Saya pernah dikirin email dari se seorang bernama Azizah Zakiyyah di London
    Seperti tulisan di atas apahah teman ternah juga mendapatkan surat semacam itu
    terus gimana, apakah benar

    Comment by Darwis — 31/01/2009 @ 15:37

  76. cari magnetnya dimana yah ? di toko apa ? trima kasih

    @ sdr. Miing,
    Coba anda baca kembali diatas dg seksama, ada koq alamat & no telp toko penjual magnetnya.
    Coba juga anda cari dan tanyakan (ke sebanyak mungkin) toko alat2 teknik di kota anda, siapa tahu ada satu dua yang menjualnya. Coba juga tanya ke toko buku/ATK, biasanya ada magnet (keciiil) yang untuk ditempelkan di whiteboard atau di lemari es. Walaupun tidak memadai, bisa saja dipakai sekedar untuk berexperimen.
    Atau coba anda ke pasar loak cari magnet motor bekas (lih gambar diatas). Saya beli di kota saya, Bogor, Rp 50rb. Kalau yg baru harganya diatas Rp 200rb. Magnet motor ini punya 6 magnet ganda. Yang agak susah adalah membuat as/porosnya; harus ke tukang bubut atau beli lagi kruk as motor yg sesuai dg diameternya. Makanya saya belum mencoba membuat generator dg magnet motor ini, masih dalam pemikiran.
    Masih juga susah mendapatkannya, maka mau tak mau terpaksa membeli alternator mobil model lama (dinamo ampere kata montir) komplit dg regulatornya (ketot kata montir juga). Harganya sekitar Rp 350-450rb, gres. Yang bekas pasti lebih murah. Model lama maksudnya adalah regulatornya terpisah. Kalau regulatornya didalam (build in) harganya sangat mahal, tapi lebih praktis karena tidak perlu menyetel lagi. Memang tidak “seru” karena sudah jadi, tapi konsequensinya terpaksa harus membuat penggerak yang mampu memutarnya minimal 700 putaran permenit (atau perdetiknya 12x putaran!).
    Mohon maaf bagi para pembaca, saya akui bahwa kesulitan utama untuk membuat generator ini adalah susahnya mendapatkan magnet permanen yang sesuai, yang belum tentu tersedia disetiap kota. Maka pandai2lah berimprovisasi/berkreasi.
    Semoga berhasil.

    Comment by miing — 30/01/2009 @ 07:11

  77. Wow..
    pembahasannya sangat menarik Bpk Tony.

    Kalau mau berdiskusi tentang rangkaian elektronika dayanya seperti : penyearah (rectifier), DC-DC Konverter, Inverternya atau rangakaian kontrolnya untuk sistem stand a lone atau terhubung jala-jala silahkan mampir ke blog kami di http://konversi.wordpress.com

    Ada juga salah satu group research di lab kami yang sedang meneliti hal yang sama, Generator Magnet Permanen Fluksi Aksial.
    artikel pembahasan tentang generator ini akan segera di publish secepatnya di blog kami..

    Mohon bimbingannya bapak,
    Semakin banyak yang peduli dengan renewable energy, semakin cepat proses aplikasi teknologi renewable energy bisa memberikan dampak berarti bagi peri kehidupan masyarakat. -Kusmayanto Kadiman-

    Jabat erat,
    Kadek Fendy Sutrisna

    nb : http://triharyo.com/?pilih=news&aksi=lihat&id=144 (salah satu berita tentang penelitian groups research Generator AFPM)

    @ sdr. Kadek,
    terima kasih atas kunjungannya.
    Terus terang saya hanya hobby dengan hal2 yang berbau teknik, untuk teorinya saya tidak tahu banyak. Jadi mohon maaf tidak dapat urun rembuk.
    Saya sudah mengunjungi situs anda, bagus sekali dan menarik. Tapi kenapa hanya berupa artikel/jurnal saja? Dibagian mana mendapatkan cara2 praktis dan mudah untuk membuat apa2 yang sudah pernah diteliti? Atau hasil penelitiannya memang hanya untuk kalangan intern/industri saja?
    Salam sukses selalu.

    Comment by konversi — 03/12/2008 @ 20:51

  78. Halo mas Tonytaufik, Blog saya sudah selesai, mampir ke blog saya yang baru ya… ditunggu commentnya…
    oiya… saya ijin ngelink ke blognya ya… semoga bisa bermanfaat untuk semuanya…
    salam,

    @ pak Syd,
    selamat atas penampilan baru blognya.
    Silahkan saja melink atau menggunakan isi blog saya ini, toh memang untuk semua orang. Semakin banyak yg tahu semakin banyak masukan. Dan memang itu yg diharapkan.
    Keep green and clean, pak Syd.

    Comment by Syd — 11/11/2008 @ 20:17

  79. pak tolong di kirim yang lebih simpel untuk pengunaan di satu rumah saja

    @ rio
    Wah kalau untuk satu rumah, ya tidak bisa. Apalagi kalau untuk pemakaian selama 24jam. Semua kincir angin selalu menyimpan energi listriknya di accu. Sedangkan untuk mengisi kembali accunya memerlukan waktu 10jam hingga 5 hari, tergantung pemakaian. Yang dikirim apanya? Coba anda langsung klik situs2 yg tertera disini.

    Comment by rio — 08/11/2008 @ 20:01

  80. wah… menarik juga… alhamdulillah pindah rumahnya sudah mau selesai, koneksi internetnya juga semoga dalam 1 minggu ini sudah bisa online. saya taruh di blog saya juga tulisannya ya… semoga bisa bermanfaat buat rekan-rekan lainnya

    salam

    @ pak Syd,
    Silahkan saja pak.

    Comment by Syd — 08/11/2008 @ 07:52

  81. nice job!

    Comment by rony rahmat — 23/10/2008 @ 01:29


RSS feed for comments on this post.

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The Shocking Blue Green Theme. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 61 other followers

%d bloggers like this: